SIDO Stock Split, Bagaimana Prospeknya?

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (JK:SIDO) Tbk berencana untukstock splitdengan rasio 1:2. Sehingga jumlah saham beredar SIDO akan menjadi 30 miliar lembar saham dari 15 miliar lembar saham. Rencana sudah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada 27 Agustsus 2020. Lalu, apa dampak daristock splittersebut dan bagaimana prospek SIDO?

Stock Split SIDO

Stock splitSIDO sudah mendapat kepastian setelah disahkan pada RUPSLB SIDO. Tujuan daristock splitini adalah untuk menarik investor untuk memiliki saham SIDO dan juga untuk menaikan likuiditas saham SIDO.Stock splitakan berdampak pada perubahan harga dan juga perubahan kepemilikan tanpa merubah nilai saham.

Nantinya harga saham akan terbagi sesuai dengan rasio dan jumlah kepemilikan akan bertambah sesuai dengan rasio. Jika rasiostock splitSIDO adalah 1:2, artinya setelahstock splitkepemilikan 1 lembar saham akan menjadi 2 lembar saham. Sebagai contoh, anda memiliki saham SIDO harga 1420 dengan kepemilikan 100 lot (10,000 lembar). Maka harga dan kepemilikan anda setelahstock splitkan menjadi:

Kepemilikan = 10,000 lembar saham x rasio

= 10,000 lembar x 2

= 20,000 lembar atau 200 lot

Harga            = Harga saham: rasio

= 1470 : 2

= 735

SIDO Stock Split, Bagaimana Prospeknya?-1
Tabel

Bagaimana dengan fundamental dan teknikal SIDO?

SIDO Stock Split, Bagaimana Prospeknya?-2
SIDO

SIDO mengalami pertumbuhan pendapatan pada semester-I 2020 sebesar 3.5% YoY dibandigkan dengan semester-I 2019 menjadi Rp 1.46 triliun. Segmen makanan dan minuman mengalami kenaikan 16.3% YoY. Segmen farmasi juga mengalami peningkatan 6% YoY. Segmen jamu herbal dan suplemen mengalami penurunrnan 2.11% YoY.Laba SIDO pun tumbuh 10.6% di semester-I 2020 menjadi Rp 413 miliar.

SIDO mampu menekan beban umum dan administrasi 13.63% YoY menjadi Rp 91 miliar dibandingkan semester-I 2019. Hal ini membuat laba operasi perusahaan meningkat menjadi 34% dari tahun sebelumnya sebesar 33%. Di sisi lain margin laba bersih SIDO sebesar 28%, naik dari tahun sebelumnya sebesar 27%.

Utang SIDO kuartal-II 2020 sebesar Rp 366 miliar dengan utang jangka pendek Rp 306 miliar dan utang jangka panjang Rp 60 miliar. Terjadi penurunan utang sebesar 16.6% YoY karena penurunan utang pajak yang signifikan sebesar 48.3% menjadi Rp 57 miliar.

SIDO Stock Split, Bagaimana Prospeknya?-3
Tabel PBV

PBV SIDO lebih tinggi dibandingkan dengan SDMU dengan 6.92x. Namun jika dilihat laebih jauh, SDMU masih mencatatkan kerugian sejak 2017. Terakhir pada semester-I 2020, rugi bersih SDMU sebesar Rp 32.7 miliar.

SIDO Stock Split, Bagaimana Prospeknya?-4
Grafik

Dilihat dari chart, SIDO sudah break out dari sideways panjangnya sejak bulan April. Break out terjadi pada tanggal 5 Agustus disertai dengan peningkatan volume yang besar. Saat ini SIDO masih bergerak di dalam rentang basenya.

Kesimpulan

Kami referensikan SIDO untuk investasi jangka panjang. Hal ini karena kami melihat SIDO memiliki profitabilitas yang baik dilihat dari pendpaatannya yang stabil dan juga pertumbuhan laba yang konsisten dari tahun ke tahun. Selain itu, SIDO juga mampu menjaga profit marginnya di atas 20% bahkan terus bertumbuh. Di sisi lan, rasio utang terhadap ekuitas dan aset juga baik karena masih dibawah 1.

Untuk trading, SIDO masuk ke dalam strategi super trader karena sudah breakout dari sideways panjangnya dan sedang membuat anak tangga pertama. Kami membeli sudah membeli SIDO sejak 27 Agustus 2020  dan masih hold untuk saham super karena masih ada potensi peningkatan harga.

SIDO Stock Split, Bagaimana Prospeknya?-5
PBV